Kamis, 19 Juli 2018

Penjelasan lengkap tentang IP Address



Penulisan IP Address

Para desainer dari Internet Protocol mendefinisikan IP Address sebagai nomor 32-bit dan sistem ini yang sering dikenal sebagai Internet Protocol Version 4 (IPv4), serta masih digunakan sampai sekarang. IPv4 biasanya ditulis sebagai kelompok empat angka. Setiap nomor dapat mengambil nilai dari 0 sampai 255.

Namun, karena pertumbuhan Internet dan penipisan prediksi alamat yang tersedia, versi baru dari IP yaitu Internet Protocol Version 4 6 (IPv6), menggunakan 128 bit untuk alamat sehingga banyak IP Address yang dapat digunakan, dikembangkan pada tahun 1995. IPv6 adalah standar sebagai RFC 2460 pada tahun 1998, dan penyebaran yang telah berlangsung sejak pertengahan 2000-an. IPv6 ditulis sebagai kelompok delapan angka heksadesimal. Banyak alamat IPv6 mengandung banyak nol. Ada aturan khusus yang mengatakan bahwa dalam kasus-kasus tertentu, nol ini tidak perlu ditulis.

Alamat IP biasanya ditulis dan ditampilkan dalam notasi human-readable, di mana 8 bit dikelompokkan menjadi satu oktet, seperti 172.16.254.1 (IPv4), dan 2001: db8: 0: 1234: 0: 567: 8: 1 (IPv6).

Pengertian IP Address Menurut Sumber Referensi Internet

Wikipedia : IP Address (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.  

Cisco :  IP Address adalah alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat pada jaringan IP. Alamat terdiri dari 32 bit biner, yang dapat dibagi menjadi bagian jaringan dan bagian host dengan bantuan subnet mask. 32 bit biner dibagi menjadi empat oktet (1 oktet = 8 bit). Setiap oktet dikonversi ke desimal dan dipisahkan oleh titik (dot). Untuk alasan ini, alamat IP dikatakan dinyatakan dalam format desimal bertitik (misalnya, 172.16.81.100). Nilai dalam setiap oktet berkisar dari 0 sampai 255 desimal, atau 00000000-11111111 biner.

Format IP address

Bentuk Biner
IP address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address adalah sebagai berikut.
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
Setiap simbol “x” dapat digantikan oleh angka 0 dan I, misalnya sebagai berikut :
10000100.1011100.1111001.00000001

Bentuk Dotted Decinal
Notasi IP address dengan bilangan biner seperti diatas tidaklah mudah dibaca. Untuk membuatnya lebih mudah dibaca dan ditulis, IP address sering ditulis sebagai 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik. Format penulisan seperti ini disebut “ dotted-decimal notation” (notasi desimal bertitik). Setiap bilangan desimal tersebut merupakan nilai dari satu oktet (delapan bit) IP address. 

Fungsi IP Address

1. IP Address digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.  
Fungsi ini di ilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. Dalam jaringan komputerpun berlaku hal yang sama yaitu alamat ip address yang unik tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.

2. IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.


Versi-versi IP Address

Terdapat dua versi dari Internet Protocol (IP) yang digunakan, yaitu: IP Versi 4 dan IP versi 6. Setiap versi mendefinisikan alamat IP yang berbeda-beda. Karena prevalensi, alamat istilah IP generik biasanya masih mengacu pada alamat yang didefinisikan oleh IPv4. Kesenjangan dalam urutan versi antara IPv4 dan IPv6 dihasilkan dari penugasan nomor 5 ke eksperimental Internet Protocol Streaming pada tahun 1979, akan tetapi tidak pernah disebut sebagai IPv5. 

1. IPv4 Address 
Internet Protocol versi 4 atau IPv4 terdiri dari 32 bit yang membatasi ruang alamat hingga 4294967296 (232) yang berisikan masing-masing alamat yang unik. IPv4 memiliki cadangan beberapa alamat untuk tujuan khusus seperti jaringan pribadi (~ 18 juta alamat) atau alamat multicast (~ 270 juta alamat).

IPv4 yang kanonis direpresentasikan dalam notasi dot-desimal, yang terdiri dari empat angka desimal, masing-masing mulai dari 0 sampai 255, dipisahkan oleh titik, misalnya, 172.16.254.1. Setiap bagian mewakili kelompok 8 bit (oktet) alamat. Dalam beberapa kasus penulisan teknis, alamat IPv4 dapat disajikan dalam berbagai heksadesimal, oktal, atau representasi biner.

2. IPv6 Address
Kekurangan pada tempat ruang yang terdapat pada IPv4 menjadi penyebab sehingga pihak IETF (Internet Engineering Task Force) mengeksplorasi teknologi baru untuk memperluas kemampuan dalam menangani masalah tersebut di Internet. Solusi permanen itu dianggap sebagai redesign dari Internet Protokol itu sendiri. Ini generasi baru dari Internet Protokol yang akhirnya bernama Internet Protocol Version 6 (IPv6) pada tahun 1995. Ukuran alamat meningkat 32-128 bit (16 oktet), sehingga memberikan ruang hingga 2128 (sekitar 3,403 × 1038 alamat. Ini dianggap cukup untuk masa mendatang.

Maksud dari desain baru tersebut tidak hanya memberikan jumlah yang cukup pada alamat, tetapi juga mendesain ulang routing dalam Internet dengan agregasi yang lebih efisien dari subnetwork prefiks routing. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan lebih lambat dari tabel routing di router. Alokasi individu terkecil yang mungkin adalah subnet untuk 264 host, yang merupakan kuadrat dari ukuran seluruh Internet IPv4. Pada tingkat ini, tingkat pemanfaatan alamat yang sebenarnya akan menjadi kecil pada setiap segmen jaringan IPv6. Desain baru ini juga memberikan kesempatan untuk memisahkan infrastruktur pengalamatan segmen jaringan, yaitu pemerintah daerah ruang yang tersedia segmen, dari awalan pengalamatan yang digunakan untuk lalu lintas ke dan dari jaringan eksternal. IPv6 memiliki fasilitas yang secara otomatis mengubah awalan routing seluruh jaringan, harus konektivitas global atau perubahan kebijakan routing, tanpa memerlukan desain ulang internal maupun penomoran ulang manual.

Jumlah besar alamat IPv6 memungkinkan besar blok yang akan ditugaskan untuk tujuan tertentu dan, bila sesuai, akan dikumpulkan untuk routing efisien. Dengan ruang alamat yang besar, tidak ada kebutuhan untuk memiliki metode konservasi alamat yang kompleks seperti yang digunakan dalam CIDR.

Semua desktop dan operasi server perusahaan sistem modern termasuk dukungan asli untuk protokol IPv6, tetapi belum banyak digunakan di perangkat lain, seperti router jaringan perumahan, Voice over IP (VoIP) dan peralatan multimedia, serta jaringan peripheral.


Kelas IP Address

Kelas A  
Oktet pertama dari kelas A harus dimulai dengan angka biner 0, range untuk kelas A adalah antara 1 – 126, jumlah maksimal network untuk kelas A adalah 127 dan jumlah maksimal host per subnet adalah 16.777.214.
Kelas B
Oktet pertama dari kelas B harus dimulai dengan angka biner 10, range untuk kelas B adalah antara 128 – 191, jumlah maksimum network untuk kelas B adalah 16.384 dan jumlah maksimum host per subnet adalah 65.534.

Kelas C
Oktet pertama dari kelas C harus dimulai dengan angka biner 110, range untuk kelas C adalah antara 192 - 223, jumlah maksimum network untuk kelas C adalah 2.097.152 dan jumlah maksimum host per subnet adalah 254.

Kelas D
Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Range kelas D adalah antara 224–239.

Kelas E
Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. Range kelas E adalah antara 240 – 255.

Pengalokasian IP Address

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

sumber:https://iptektikom.blogspot.com/2016/12/ip-address-pengertian-format-fungsi-versi-kelas-alokasi.html

Ruang lingkup jaringan komputer

Ruang lingkup Jaringan Komputer

Ruang lingkup Jaringan Komputer

1
Assalamualaikum, kali ini kita belajar jaringan lagi pertemuan lalu kita udah ngebahas masalah internet. ada yang udah ngerti? kalo belum tengok lagi di mari. pertemuan ke-2 ini kita mulai memasuki ruang lingkup jaringan komputer. yuk! kita belajar.
RUANG LINGKUP JARINGAN KOMPUTER
Jaringan computer (computer network) adalah hubungan dua buah computer atau lebih yang bertujuan melakukan pertukaran data dengan mudah. Diantaranya, berbagi pemakaian perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). Bahkan berbagai kekuatan pemrosesan data sehingga dapat mempersingkat waktu pengerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja.
Server merupakan pelayanan atau induk dari kumpulan-kumpulan computer atau stasiun kerja (workstation). Server bertugas mengoordinasi kerja dari stasiun kerja. Mengatur kegiatan pengguna computer atau pemakai (user), dan memonitor kerja dari beberapa stasiun kerja tersebut. Server juga berfungsi mengatur pemakai computer dalam menggunakan perangkat lunak (software) ataupun perangkat keras (hardware).
Berdasarkan fungsinya server terbagi menjadi empat macam yaitu :
a) File server berfungsi untuk menangani (file) yang dapat diakses oleh client.
b) Print server berfungsi sebagai pengontrol printer yang dapat digunakan oleh client.
c) Web server berfungsi menangani halaman-halaman web yang dapat diakses oleh browser.
d) Mail server berfungsi menangani surat elektronik.
Client adalah perangkat yang akan terhubung ke jaringan. Kebanyakan client tentu saja berupa computer, tetapi dapat juga berupa perangkat keras lainnya. Seperti printer dan scanner. Kadang-kadang pemakai computer disebut juga client. Ketika client meminta informasi, server akan memberikan tanggapan dengan cara memberikan salinan informasi yang diminta oleh client.
Agar proses pertukaran itu sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna, di anatara server dan client terdapat jembatan penghubung yang dinamakan protocol komunikasi. Protokol tersebut berisi sejumlah tata cara atau langkah-langkah agar kedua computer tersebut saling berkomunikasi dengan baik.

1. Manfaat Jaringan Komputer

• Berbagi Sumber Daya Pengguna jaringan computer memungkinkan pemakai computer dapat mengakses suatu computer,printer,hard disk, dan perangkat keras lainnya secara bersama-sama. Artinya , satu perangkat keras dapat dipakai bersama-sama oleh semua pengguna dalam satu jaringan.
• Sarana Komunikasi
Dengan adanya dukungan jaringan computer, komunikasi dapat dilakukan lebih cepat. Para pemakai computer dapat mengirimkan surat elektronik (e-mail) dengan mudah.
• Integrasi Data
Proses Pertukaran data dengan menggunakan jaringan computer memungkinkan pengolahan data dapat dilakukan dan didistribusikan ke beberapa computer. Adanya proses ini mengakibatkan terjadinya integrasi data yang dapat diakses secara cepat,tepat, dan akurat.
• Keamanan Data
Jaringan computer dapat menyebabkan penyebaran virus secara merata kesemua computer. Hal ini dapat di cegah dengan menanamkan antivirus di computer ente.
• Efisiensi Sumber Daya
Adanya sharing resources atau berbagi perangkat keras dapat menghemat biaya pengadaan perangkat keras.

2. Penggolongan Jaringan Komputer

• LAN (Local Area Network)

LAN adalah jaringan computer yang menghubungakan computer satu dengan computer lainnya yang mencakup area dalam satu ruang, satu gedung, atau beberapa gedung yang berdekatan sehingga setiap computer dapat saling berkomunikasi.
Umumnya LAN menggunakan media transmisi berupa kabel, seperti UTP (Unshielded Twisted Pair) , kabel koaksial, ataupun kabel serat optic. Selain itu, ada juga jaringan yang tidak menggunakan kabel yang disebut sebagai Wireless LAN (WLAN). Kecepatan LAN berkisar 10 Megabyte per Second sampai dengan 1 Gbps.

• MAN (Metropolitan Area Network)

MAN pada prinsipnya sama denganl LAN. Akan tetapi, luas wilayah jaringannya lebih besar dibandingkan LAN. MAN sangat cocok diterapkan untuk membangun jaringan antar kantor yang letaknya berdekatan dan berada di dalam kota yang sama. Jaringan ini menggunakan media transmisi berupa gelombang mikro atau gelombang radio. Namun, ada pula yang menggunakan jalur sewa (leased line).

• WAN (Wide Area Network)

WAN adalah salah satu jenis jaringan yang memiliki jarak jangkauan sangat luas yang mencakup wilayah antarkota,antarprovinsi,antarnegara,bahkan antarbenua. Dengan menggunakan sarana WAN, sebuah bank yang ada di Jakarta dapat menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong dalam waktu yang sangat singkat. Biasanya, WAN lebih rumit, lebih kompleks, dan banyak menggunakan sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam komunikasi global seperti internet. Meskipun demikian, antara LAN,MAN,dan WAN tidak terdapat banyak perbedaan dalam operasionalnya, hanya luas wilayahnya saja yang berbeda.

• Internet (International Network)

Internet merupakan gabungan dari LAN,MAN, dan WAN yang ada di seluruh dunia. Oleh sebab itu, internet juga merupakan sebuah jaringan computer.

3. Penggolongan Jaringan Bedasarkan Topologi

Topologi jaringan merupakan susunan computer secara fisik dalam suatu jaringan. Pada system jaringan LAN terdapat empat jenis topologi jaringan yang dapat dipakai. Keempat topologi jaringan itu adalah topologi bintang,topologi cincin, topologi bus, dan topologi pohon.

a) Bintang

Pada topologi bintang terdapat perangkat computer yang berfungsi sebagai pusat pengontrol. Semua komponen dalam jaringan yang hendak berkomunikasi dan berinteraksi harus melalui pusat pengontrol tersebut. Pusat pengontrol tersebut. Jika terjadi kegagalan transmisi, penyebab kegagalan akan mudah untuk diketahui karena dalam topolgi bintang hubungan dan pengelolaannya lebih mudah. Akan tetapi jika pada pusat pengontrol terjadi kerusakan, jaringan secara keseluruhan akan mengalmi kegagalan.

b) Cincin

Pada topologi cincin, informasi yang akan dikirim oleh sebuah computer akan dilewatkan ke media transmisi melewati satu computer ke computer selanjutnya. Akibatnya, jika terjadi kegagalan transmisi pada salah satu simpul, semua hubungan akan terputus.

c) Bus

Topologi Bus merupakan topologi jaringan computer yang semua simpulnya dihubungkan oleh kabel yang disebut bus. Kabel yang digunakan bus adalah kabel koaksial. Jika seorang pemakai mengirimkan pesan kepada user lain, pesan tersebut akan di transmisikan melalui bus.

d) Pohon

Topologi pohon merupakan pengembangan dari topologi bintang. Salah satu simpul menjadi pengontrol bagi sejumlah simpul yang berada dibawahnya. Topologi pohon banyak digunakan pada LAN karena kemudahannya dalam melakukan ekspansi. Selain itu, pengembangannya cukup mudah dibandingkan yang lain. Seperti, pemakaian kabel yang tidak terlalu banyak.
sumber; https://kitashare.wordpress.com/2013/01/21/ruang-lingkup-jaringan-komputer/

Pengertian macam-macam topologi gambar

1. Topologi Bus

Topologi Jaringan Komputer (Topologi Bus)
Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end.
Kelebihan Topologi Bus :
  • Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
  • Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
  • Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan Topologi Bus :
  • Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
  • Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
  • Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

2. Topologi Star

Topologi Jaringan Komputer - Topologi Star
Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
  • Bersifat fleksibel
  • Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
  • Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
  • Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
  • Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
    Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

3. Topologi Ring

topologi-ring
Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
Kelebihan Topologi Ring :
  • Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
  • Mudah diimplementasikan.
  • Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
  • Biaya instalasi cukup murah
Kekurangan Topologi Ring :
  • Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
  • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  • Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
  • Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

4. Topologi Mesh

Pengertian Topologi Jaringan Komputer - Topologi Mesh
Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan Topologi Mesh :
  • Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
  • Besar bandwidth yang cukup lebar.
  • Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan Topologi Mesh :
  • Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
  • Membutuhkan banyak kabel.
  • Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Peer to Peer

topologi jaringan komputer
Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.
Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer
  • Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  • Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to Peer
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
  • Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

6. Topologi Linier

topologi jaringan komputer
Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier
  • Mudah dikembangkan.
  • Membutuhkan sedikit kabel.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
  • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier
  • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
  • Keamanan data kurang baik.

7. Topologi Tree

Pengertian Topologi Jaringan Komputer
Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
  • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
  • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
  • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
  • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

8. Topologi Hybrid

topologi jaringan komputer
Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid
  • Freksibel
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
https://www.nesabamedia.com/topologi-jaringan-komputer/

Selasa, 30 Januari 2018

10 Soal dan Jawaban Simulasi Digital

1. Apa yang dimaksud dengan Komunikasi ?

Jawab : Interaksi antara 2 atau lebih Komunikator yang saling memberi atau menerima
informasi

2. Apa saja manfaat Komunikasi dalam Jaringan, Kecuali?

Jawab : Sukar, karena membutuhkan biaya yang sangat besar

3. Apa kepanjangan dari Modem ?

Jawab : Modulator Demodulator

4. Tujuan dalam pengembangan Komunikasi dalam Jaringan adalah ?

Jawab : Mempermudah dalam melakukan interaksi jarak jauh dengan orang lain

5. Komunikasi dalam Jaringan memang dapat mendatangkan suatu keutungan, namun
kerugian yang kita rasakan juga antara lain?

Jawab : Komunikasi dapat berjalan dengan baik dan mudah

6. Dalam melakukan Komunikasi, kita wajib mengikuti aturan yang berlaku. Salah satunya adalah ?

Jawab : Mozaic, IE, Flock

7. Apakah yang dimaksud dengan Cyber Crime ?

Jawab : Kejahatan Dunia Maya (Internet) yang dapat menguntungkan satu pihak dan
merugikan pihak dengan cara menghancurkan suatu sistem sehingga pihak yang
diuntungkan dapat dengan mudah masuk kedalam sistem tersebut dan
merusaknya

8. Tahun berapa Edmodo dikembangkan?

Jawab : Akhir tahun 2008

9.  Edmodo dirancang untuk membuat siswa atau mahasiswa menjadi ?

Jawab : Bersemangat

10.  Fitur-Fitur yang disediakan oleh Edmodo, Kecuali?

Jawab : Tidak bisa diakses oleh HP

Soal Materi Peluang Usaha Kewirausahaan

A.SOAL  1. Target usaha yang di dalamnya terdapat keinginan dan kebutuhan yang akan dipenuhi atau dipuaskan seseorang atau kelompok di...